Pertama, QS. Ali Imran ayat 46 ;
وَيُكَلِّمُ النَّاسَ فِى الْمَهْدِ وَكَهْلًا وَّمِنَ الصّٰلِحِيْنَ
Dan dia berbicara dengan manusia (sewaktu) dalam buaian dan ketika sudah dewasa, dan dia termasuk di antara orang-orang saleh.” (QS. Ali Imran [3] ayat 46).
Kedua, QS. Al-Maidah ayat 110. Allah Ta’ala berfirman :
تُكَلِّمُ النَّاسَ فِيْ الْمَهْدِ وَكَهْلاً
Engkau dapat berbicara dengan manusia pada waktu masih dalam buaian dan setelah dewasa.... (QS. Al-Maidah [5] ayat 110).
Ketiga, QS. An-Nisa ayat 159 :
وَاِنْ مِّنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ اِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهٖ قَبْلَ مَوْتِهٖ ۚوَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ يَكُوْنُ عَلَيْهِمْ شَهِيْدًاۚ
Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari Kiamat dia (Isa) akan menjadi saksi mereka.
Keempat, QS. Az-Zukhruf Ayat 61
وَاِنَّهٗ لَعِلْمٌ لِّلسَّاعَةِ فَلَا تَمْتَرُنَّ بِهَا وَاتَّبِعُوْنِۗ هٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيْمٌ
Dan sungguh, dia (Isa) itu benar-benar menjadi pertanda akan datangnya hari Kiamat. Karena itu, janganlah kamu ragu-ragu tentang (Kiamat) itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. (QS. Az-Zukhruf [43] ayat 61).
